Rabu, 13 Januari 2016
10 Jenis Sholat yang Tidak Diterima Allah
Rabu, 13 Januari 2016 by fd
SCRIPT IKLAN ADSENSE YANG TELAH DIPARSE
RASULULLAH saw bersabda: “Islam
dibangun di atas lima hal; bersaksi bahwa
tidak ada sesembahan yang berhak
disembah dengan benar kecuali Allâh
dan Nabi Muhammad adalah utusan
Allâh, menegakkan shalat….” (HR
Bukhâri dan Muslim).
Seorang Muslim tentu sudah paham betul
bahwa sholat merupakan tiang dari dien
ini. Oleh karena itu, ketika muadzin
mengumandangkan adzan, kaum
muslimin berbondong-bondong
mendatangi rumah-rumah Allâh Ta’ala,
mengambil air wudhu, kemudian berbaris
rapi di belakang imam shalat mereka.
Mulailah kaum muslimin tenggelam dalam
dialog dengan Allâh Ta’ala dan begitu
khusyu’ menikmati shalat sampai imam
mengucapkan salam. Dan setelah usai,
masing-masing kembali pada aktifitasnya.
Imam Hasan al-Bashri rahimahullâh
pernah mengatakan: “Wahai, anak
manusia. Shalat adalah perkara yang
dapat menghalangimu dari maksiat dan
kemungkaran. Jika shalat tidak
menghalangimu dari kemaksiatan dan
kemungkaran, maka hakikatnya engkau
belum shalat”.
Dalam kesempatan lain, Rasulullah saw
juga bersabda: “Barang siapa yang
memelihara sholat, maka sholat itu
sebagai cahaya baginya, petunjuk dan
jalan selamat dan barangsiapa yang tidak
memelihara sholat, maka sesungguhnya
sholat itu tidak menjadi cahaya, dan tidak
juga menjadi petunjuk dan jalan selamat
baginya.” (Tabyinul Mahaarim).
Kemudian Rasulullah saw juga bersabda
bahwa: “10 orang sholatnya tidak
diterima oleh Allah swt, di antaranya:
1. Lelaki yang sholat sendirian tanpa
membaca sesuatu.
2. Lelaki yang mengerjakan sholat tetapi
tidak mengeluarkan zakat.
3. Lelaki yang menjadi imam, padahal
orang yang menjadi makmum
membencinya.
4. Lelaki yang melarikan diri.
5. Lelaki yang minum arak tanpa mau
meninggalkannya (taubat).
6. Perempuan yang suaminya marah
kepadanya.
7. Perempuan yang mengerjakan sholat
tanpa memakai tudung.
8. Imam atau pemimpin yang sombong
dan zalim menganiaya.
9. Orang-orang yang suka makan riba’.
10. Orang yang sholatnya tidak dapat
menahannya dari melakukan perbuatan
yang keji dan munkar.”
Sabda Rasulullah SAW, “Barang siapa
yang sholatnya itu tidak dapat
menahannya dari melakukan perbuatan
keji dan mungkar, maka sesungguhnya
sholatnya itu hanya menambahkan
kemurkaan Allah swt dan jauh dari Allah.”
Hassan r. a berkata : “Kalau sholat kamu
itu tidak dapat menahan kamu dari
melakukan perbuatan mungkar dan keji,
maka sesungguhnya kamu dianggap
orang yang tidak mengerjakan sholat.
Dan pada hari kiamat nanti sholatmu itu
akan dilemparkan semula ke arah
mukamu seperti satu bungkusan kain
tebal yang buruk.
Tags:
dibangun di atas lima hal; bersaksi bahwa
tidak ada sesembahan yang berhak
disembah dengan benar kecuali Allâh
dan Nabi Muhammad adalah utusan
Allâh, menegakkan shalat….” (HR
Bukhâri dan Muslim).
Seorang Muslim tentu sudah paham betul
bahwa sholat merupakan tiang dari dien
ini. Oleh karena itu, ketika muadzin
mengumandangkan adzan, kaum
muslimin berbondong-bondong
mendatangi rumah-rumah Allâh Ta’ala,
mengambil air wudhu, kemudian berbaris
rapi di belakang imam shalat mereka.
Mulailah kaum muslimin tenggelam dalam
dialog dengan Allâh Ta’ala dan begitu
khusyu’ menikmati shalat sampai imam
mengucapkan salam. Dan setelah usai,
masing-masing kembali pada aktifitasnya.
Imam Hasan al-Bashri rahimahullâh
pernah mengatakan: “Wahai, anak
manusia. Shalat adalah perkara yang
dapat menghalangimu dari maksiat dan
kemungkaran. Jika shalat tidak
menghalangimu dari kemaksiatan dan
kemungkaran, maka hakikatnya engkau
belum shalat”.
Dalam kesempatan lain, Rasulullah saw
juga bersabda: “Barang siapa yang
memelihara sholat, maka sholat itu
sebagai cahaya baginya, petunjuk dan
jalan selamat dan barangsiapa yang tidak
memelihara sholat, maka sesungguhnya
sholat itu tidak menjadi cahaya, dan tidak
juga menjadi petunjuk dan jalan selamat
baginya.” (Tabyinul Mahaarim).
Kemudian Rasulullah saw juga bersabda
bahwa: “10 orang sholatnya tidak
diterima oleh Allah swt, di antaranya:
1. Lelaki yang sholat sendirian tanpa
membaca sesuatu.
2. Lelaki yang mengerjakan sholat tetapi
tidak mengeluarkan zakat.
3. Lelaki yang menjadi imam, padahal
orang yang menjadi makmum
membencinya.
4. Lelaki yang melarikan diri.
5. Lelaki yang minum arak tanpa mau
meninggalkannya (taubat).
6. Perempuan yang suaminya marah
kepadanya.
7. Perempuan yang mengerjakan sholat
tanpa memakai tudung.
8. Imam atau pemimpin yang sombong
dan zalim menganiaya.
9. Orang-orang yang suka makan riba’.
10. Orang yang sholatnya tidak dapat
menahannya dari melakukan perbuatan
yang keji dan munkar.”
Sabda Rasulullah SAW, “Barang siapa
yang sholatnya itu tidak dapat
menahannya dari melakukan perbuatan
keji dan mungkar, maka sesungguhnya
sholatnya itu hanya menambahkan
kemurkaan Allah swt dan jauh dari Allah.”
Hassan r. a berkata : “Kalau sholat kamu
itu tidak dapat menahan kamu dari
melakukan perbuatan mungkar dan keji,
maka sesungguhnya kamu dianggap
orang yang tidak mengerjakan sholat.
Dan pada hari kiamat nanti sholatmu itu
akan dilemparkan semula ke arah
mukamu seperti satu bungkusan kain
tebal yang buruk.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 Responses to “10 Jenis Sholat yang Tidak Diterima Allah”
Posting Komentar